Archive

Archive for the ‘Programming’ Category

Deret Fibonacci Rekursif dan Non-Rekursif dengan Java

February 1, 2010 14 comments
Dari beberapa artikel sebelumnya pada algoritma fibonacci rekursif dan fibonacci non-rekursif, kita tahu bagaimana merumuskan deret bilangan fibonacci dengan algoritma logika yang kita miliki. Sekarang akan dibahas pnerapan algoritma tersebut ke dalam programming java. Pertama mari kita lihat source code java untuk deret bilangan fibonnaci rekursif. Source codenya seperti di bawah ini :

/**
 *
 * @author Goes Redy
 */
public class Fibonacci {
    public static int fibbon(int x){
        if (x<=0 || x<=1){
            return x;
        }
        else{
            return fibbon(x-2)+fibbon(x-1);
        }
    }
    public static void main(String[]args){
        int n=10;
        for (int i=0;i<n;i++){
            System.out.print(fibbon(i)+" ");
        }
    }
}

Code di atas mengeluarkan nilai dari setiap alamatnya pada array. Jika for pada code java di atas dihilangkan, maka kita akan mendapatkan satu nilai saja dari setiap alamat yang kita ketikkan pada pemanggilan rekursifnya. Jadi for tersebut diperlukan agar bilangan fibonacci tersebut dikeluarkan dari bilangan pertama sampai ke deret yang kita inginkan secara berurutan.

Kedua, mari kita bahas untuk algoritma yang non-rekursif. Cara ini relatif lebih baik, karena penggunaan memorynya jauh sekali lebih hemat untuk penggunaan data yang banyak. Sedikit memory tentunya jauh lebih cepat. Contoh sourcodenya adalah seperti di bawah ini :

/**
 *
 * @author Goes Redy
 */
public class Fibonacci {
    public static void main(String[]args){
    int a=0,b=1;
    int n = 10; // input deret fibonacci
    for (int i=1;i<=n;i++){
      System.out.print(a+" ");
      a=a+b;
      b=a-b;
    }
  }
}

Bisa langsung dilihat pada sourcecode tersebut hampir sama dengan algoritmanya. Algoritmanya bisa dibilang sangat efektif karena menghabiskan source sesuai kebutuhannya, jadi bisa dibilang efesien bukan.
Hasilnya akan sama saja, cuma berbeda cara saja. Hasilnya sebagai berikut :

Categories: Programming Tags:

Program untuk Perhitungan Silinder dengan Java

January 20, 2010 Leave a comment

Pada artikel sebelumnya telah dibahas implementasi perhitungan matematika dengan java. Perhitungan yang akan dibahas pada artikel ini adalah tentang perhitungan silinder. Dimana silinder itu sendiri merupakan bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh dua buah lingkaran identik yang sejajar dan sebuah persegi panjang yang mengelilingi kedua lingkaran tersebut. Kedua lingkaran disebut sebagai alas dan tutup tabung serta persegi panjang yang menyelimutinya disebut sebagai selimut tabung. Beberapa perhitungan yang akan diimplementasikan di sini adalah perhitungan luas alas, selimut, permukaan, dan volume dari silinder tersebut. Sebagimana diketahui luas alas silinder merupakan luas lingkarannya, sedangkan luas selimutnya adalah luas persegi atau persegi panjang yang menyelimutinya dan luas permukaannya didapat dari luas lingkarannya ditambahkan dengan luas persegi atau persegi panjang yang menyelimutinya serta Volumenya didapatkan dengan mengalikan luas lingkaran atas atau bawahnya dengan lebar dari selimutnya atau tinggi silindernya(h).

Sourcodenya dapat dilihat sebagai berikut :

import javax.swing.*;
/**
 *
 * @author Goes Redy
 */
public class Silinder {
    public static void main(String[] args) {
        System.out.println("Program untuk perhitungan silinder :");
        String jari = "";
        jari = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan jari - jarinya : ");
        int r=Integer.parseInt(jari);
        String tinggi = "";
        tinggi = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan tingginya : ");
        int h=Integer.parseInt(tinggi);
	System.out.println ("Jari-jari = "+(r)+", tinggi = "+(h));
        System.out.println ("Luas alas = "+((3.14*r*r)*2));
        System.out.println ("Luas selimut = "+(2*3.14*r*h));
        System.out.println ("Luas permukaannya = "+(((3.14*r*r)*2)+(2*3.14*r*h)));      
        System.out.println ("Volumenya = "+((3.14*r*r)*h)); 
    }
}

Seperti yang bisa dilihat pada sourcecode di atas, beberapa rumus yang langsung diterapkan pada java. Pada luas permukaannya rumusnya kelihatan panjang karena luas alas dan luas selimutnya tidak disimpan dalam sebuah variabel jadi mesti dibuat semuanya. Padahal jika anda menyimpannya dalam variabel, kita hanya akan perlu menambahkannya saja.
Hasilnya :

Categories: Programming Tags:

Program untuk Perhitungan Bola dengan Java

January 20, 2010 Leave a comment

Dalam artikel ini kita akan membahas tentang perhitungan pada bola. Bola merupakan bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tak hingga lingkaran berjari-jari sama panjang dan berpusat pada satu titik yang sama. Implementasi java terhadap perhitungan terhadap bola di sini akan dibahas tentang luas permukaan dan volume bola. Sebagaimana diketahui Luas permukaan bola dalam matematika adalah Lp = 4πr² dan volumenya adalah V = 4/3 πr³.

Sourcecodenya dapat dilihat sebagai berikut :

import javax.swing.*;
/**
 *
 * @author Goes Redy
 */
public class Bola {
    public static void main(String[] args) {
        System.out.println("Program untuk perhitungan bola :");
        String jari = "";
        jari = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Jari - jarinya : ");
        int r=Integer.parseInt(jari);
	System.out.println ("Jari-jari = "+(r));
        System.out.println ("Luas permukaannya = "+((3.14*r*r)*4));      
        System.out.println ("Volumenya = "+(((3.14*r*r*r)*4)/3)); 
    }
}

Seperti pada kode – kode sebelumnya, di sini juga kita pakai inputan. Pada kode ini kita sesuaikan dengan rumus asli matematikanya. Lihat saja antara kode dan rumus matematikanya di atas, cuma beda masalah penempatan variabelnya saja.

Hasil :

Categories: Programming Tags:

Program untuk Perhitungan Balok dengan Java

January 20, 2010 Leave a comment

Dalam beberapa artikel sebelumnya telah dibahas implementasi perhitungan matematika dengan java. Pada artikel ini pula akan membahas hal tersebut kembali tetapi untuk perhitungan pada balok. Balok adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tiga pasang persegi atau persegi panjang, dengan paling tidak satu pasang diantaranya berukuran berbeda. Balok yang dibentuk oleh enam persegi sama dan sebangun disebut sebagai kubus. Beberapa perhitungan yang akan diimplementasikan di sini adalah perhitungan luas permukaan, keliling, panjang diagonal ruang, dan volume balok tersebut.

Sourcodenya dapat diimplementasikan sebagai berikut :

import javax.swing.*;
/**
 *
 * @author Goes Redy
 */
public class Balok {
    public static void main(String[] args) {
        System.out.println("Program untuk perhitungan balok :");
        String panjang = "";
        panjang = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan panjangnya : ");
        int p=Integer.parseInt(panjang);
        String lebar = "";
        lebar = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan lebarnya : ");
        int l=Integer.parseInt(lebar);
        String tinggi = "";
        tinggi = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan tingginya : ");
        int t=Integer.parseInt(tinggi);
        double dr = Math.sqrt((p*p)+(l*l)+(t*t));
        System.out.println ("Panjang = "+(p)+", Lebar = "+(l)+", Tinggi = "+(t));
        System.out.println ("Kelilingnya = "+((p*4)+(l*4)+(t*4)));
        System.out.println ("Luas permukaannya = "+(((p*l)+(p*t)+(l*t))*2));
        System.out.println ("Panjang diagonal ruangnya = "+dr);
        System.out.println ("Volumenya = "+(p*l*t));
    }
}

Penjelasan :

Seperti dapat dilihat di atas, terdapat juga permintaan input seperti kode – kode sebelumnya. Tidak ada hal yang begitu menyulitkan kelihatannya karena hanya tinggal mengali – ngalikan saja, kecuali pada pencarian panjang diagonal ruang yaitu dr = Math.sqrt((p*p)+(l*l)+(t*t)); yang memakai pengakaran karena memakai teorema Phitagoras untuk mencarinya.

Hasil :

Categories: Programming Tags:

Program untuk Perhitungan Kubus dengan Java

January 19, 2010 Leave a comment

Dalam beberapa artikel sebelumnya telah dibahas implementasi perhitungan matematika dengan java. Pada artikel ini pula akan membahas hal tersebut kembali tetapi untuk perhitungan pada kubus. Kubus merupakan bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh enam bidang sisi yang berbentuk bujur sangkar. Kubus memiliki 6 sisi, 12 rusuk dan 8 titik sudut. Beberapa perhitungan yang akan diimplementasikan di sini adalah perhitungan luas permukaan, keliling, dan volume kubus.

Sourcodenya dapat diimplementasikan sebagai berikut :

import javax.swing.*;
/**
 *
 * @author Goes Redy
 */
public class LuasKubus {
    public static void main(String[] args) {
        System.out.println("Program untuk perhitungan kubus :");
        String sisi = "";
        sisi = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan panjang sisinya : ");
        int s=Integer.parseInt(sisi);
        System.out.println ("Panjang sisinya = "+(s));
        System.out.println ("Kelilingnya = "+(12*s));
        System.out.println ("Luas permukaannya = "+((s*s)*6));
        System.out.println ("Volumenya = "+(s*s*s));
    }
}

Penjelasan :

Seperti dapat dilihat di atas, kodenya juga hampir sama dengan kode – kode java sebelumnya pada kode pemanggilannya. tidak ada yang begitu menyulitkan dalam perhitungan kubus ini, karena kita hanya terpaut pada satu panjang sisi saja, jadi mudah sekali untuk menghitungnya.

Hasil :

Categories: Programming Tags:

Menghitung Luas dan Keliling Trapesium dengan Java

January 19, 2010 3 comments

Seperti artikel sebelumnya, saya akan memberikan bahasan tentang bagaimana pengimplementasi rumus matematika dalam java. Pada artikel ini kita akan membahas tentang luas dan keliling trapesium. Trapesium merupakan bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh empat buah rusuk yang dua diantaranya saling sejajar namun tidak sama panjang. Dalam java kita akan implementasikan rumus tersebut seperti source code di bawah ini :

import javax.swing.*;
/**
 *
 * @author Goes Redy
 */
public class LuasTrapesium {
    public static void main(String[] args) {
        System.out.println("Program untuk menghitung luas trapesium :");
        String rusuk1 = "";
        rusuk1 = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan panjang rusuk atasnya : ");
        int ru1=Integer.parseInt(rusuk1);
        String rusuk2 = "";
        rusuk2 = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan panjang rusuk bawahnya : ");
        int ru2=Integer.parseInt(rusuk2);
        String tinggi = "";
        tinggi = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan tingginya : ");
        int t=Integer.parseInt(tinggi);
        int l1=((ru2-ru1)/2)*t/2;
        int l2=ru1*t;
        int s=(((ru2-ru1)/2)*((ru2-ru1)/2))+(t*t);
        double m=Math.sqrt(s);
        System.out.println ("Panjang rusuk atasnya = "+(ru1));
        System.out.println ("Panjang rusuk bawahnya = "+(ru2));
        System.out.println ("Tingginya = "+(t));
        System.out.println ("Luasnya = "+((l1*2)+l2));
        System.out.println ("Kelilingnya = "+((ru1+ru2)+(m*2)));
    }
}

Penjelasan :

Seperti sebelumnya terdapat import javax.swing.*; karena di bawahnya akan dilakukan proses permintaan data JOptionPane.showInputDialog("");. Rumus matematikanya ada pada 3 tahap untuk perhitungan luasnya karena akan dipecah dulu menjadi 3 bangun datar yakni 1 persegi atau persegi panjang dan 2 buah segitiga yang sama. Tahap pertama yaitu pada l1=((ru2-ru1)/2)*t/2; untuk menghitung luas segitiganya. Kemudian tahap kedua untuk menghitung luas persegi atau persegi panjangnya yaitu l2=ru1*t;. Lalu pada tahap 3 digabung dengan ((l1*2)+l2) maka akan didapatkan luasnya. Untuk kelilingnya dibuat dalam 3 tahap juga yaitu pertama adalah menghitung panjang sisi miringnya dengan s=(((ru2-ru1)/2)*((ru2-ru1)/2))+(t*t) maka kuadrat dari sisi miring akan ditemukan. Kedua adalah mencari akar kuadrat dari kuadrat sisi miring tadi dengan m=Math.sqrt(s); maka panjang sisi miring akan ditemukan. Selanjutnya pada tahap ketiga barulah dijumlahkan semuanya dengan ((ru1+ru2)+(m*2)) maka akan didapat kelilingnya.

Hasil :

Categories: Programming Tags:

Program Luas Persegi dengan Java

January 19, 2010 2 comments

Seperti artikel sebelumnya, saya akan memberikan bahasan tentang bagaimana pengimplementasi rumus matematika dalam java, yaitu membuat program penghitung luas persegi dengan java. Luas persegi tersebut, kita sama – sama tahu bagaimana rumusnya, yakni ““. Dalam java kita akan implementasikan rumus tersebut seperti source code di bawah ini :

import javax.swing.*;
/**
 *
 * @author Goes Redy
 */
public class LuasPersegi {
    public static void main(String[] args) {
        System.out.println("Program untuk menghitung luas persegi :");
        String sisi = "";
        sisi = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan sisinya : ");
        int s=Integer.parseInt(sisi);
        System.out.println ("Sisinya = "+(s));
        System.out.println ("Luasnya = "+(s*s));
    }
}

Penjelasan :

Di sini terdapat import javax.swing.*; karena di bawahnya akan dilakukan proses permintaan data sisi = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan sisinya : ");. Rumus matematikanya ada pada System.out.println ("Luasnya = "+(s*s));. Dalam java ditulis (s*s) karena tidak dikenal oleh java.

Hasil :

Categories: Programming Tags: